Archive for Juli, 2010

Kisah Aryanti

Gemericik air hujan masih terdengar dengan jelas, walaupun tidak begitu deras, hujan yang membasahi kota Jogja malam itu cukup membuat hawa dingin merasuk ke tulang hingga terasa ngilu. Aryanti terduduk di ujung tempat tidur, memandang temaram lampu jalan yang redup dan membuat tetesan hujan nampak dengan jelas. Tatapan matanya kosong namun sangat menyiratkan luka yang mendalam, sesekali ia tersenyum…menangis..tertawa….lalu terkadang berteriak sambil terus mengelus perutnya yang semakin hari semakin membesar…. lamunannya melayang jauh memutar otak dan berusaha mengingat kembali kejadian demi kejadian yang menimpanya selama ini.

oOo

Magelang, 17 September 2009. 09 : 16. Gelak tawa diiringi tepukan tangan yang riuh dari teman teman Aryanti menggema di lorong depan kelasnya ketika ia mengatakan kepada teman satu gank nya “Aku tidak perawan!!!yeaahh…!!Kemarin aku ML sama Wawan..”senyum bangga tersungging dari bibir mungilnya yang kala itu masih berusia 18 tahun. Dia menyerahkan keperawanannya kepada seorang pria teman sebayanya bernama Wawan. (lagi…)


Menembus awan kota jakarta

Laju kereta begitu tenang..membawa saya terhanyut dalam perjalanan indah menuju kota Jakarta… stasiun senen menyambut saya dengan hangat.. masih dengan teriakan teriakan penjaja makanan, yang diselingi tawaran tawaran tukang ojek dan supir bajaj. Saya hanya tersenyum tanpa mengindahkan tawaran mereka, semenjak saya pernah tinggal di jakarta sepanjang september sampai januari lalu, saya sudah menanamkan kecintaan pada busway dan menjadikannya satu satunya alat transportasi kepercayaan saya untuk mengitari kota besar itu. Dan hingga kini, ketika saya berkesemoatahn untuk mengunjungi kota ini lag saya tetap setia pada busway. Saya berjalan cukup jauh dan menemui antrean panjang sebelum akhirnya saya bisa bernafas lega sambil menggendong tas ransel saya di dalam busway. (lagi…)


For my soulmate

Dear diary…

Ibarat dua jiwa yang melebur menjadi satu…ketika yang satu terluka… maka yang lain akan merasakan pedihnya….Sama seperti saya dan.. paundra.. sekarang dia tengah terbaring sakit.. dan saya rasa..saya ikut merasakan sakit yang dia rasakan..ah.. lagi lagi saya berbicara tentang dia… ternyata memang tidak semudah itu untuk melepaskan diri dari angan tentangnya…

oOo

Keputusan ibu Paundra di hari Minggu lalu adalah keputusan yang sangat bertolak belakang dengan keinginan dari hati nurani kami yang terdalam….. beliau tetap bersikeras untuk memisahkan kami.. dengan alas an apapun kedekatan kami dan I’tikad baik kami untuk menuju jenjang pernikahan tetap tidak dapat beliau terima.. beliau tetap bersikukuh..bahwa beliau tidak ridho dengan hubungan kami…… :cry: sungguh keputusan yang jauh dari cita cita kami untuk membangun bahtera pernikahan yang indah…mewujudkan keluarga yang sakinah… lengkap dengan keturunan yang sholih sholihah….. Astaghfirullah.. agaknya kami telah bermimpi terlalu tinggi… sehingga ketika jatuh.. seakan mustahil bagi kami untuk bangkit kembali…. (lagi…)


Belajar dari langit..

pagi ini … sinar matahari sudah mengintip dari celah ventilasi kamar saya… dan menyilaukan mata saya yang masih enggan untuk terbuka lebar seperti pagi pagi sebelumnya…saya enggan beranjak dari tempat tidur ini.. saya enggan untuk memulai pagi ini… sesekali saya mengelus perut saya sendiri sambil meringis menahan sakit….

sudah tiga hari ini rasa nyeri yang hilang timbul di perut kiri saya bagian bawah memang sangat mengganggu aktifitas saya… saya yang biasanya ketika pagi datang sudah bergegas untuk pergi ke tempat kerja saya dengan penuh semangat … tiga hari ini saya terpaksa harus tertahan… untuk mengumpulkan segenap tenaga untuk dapat kembali berdiri tegak dan menahan rasa sakit (lagi…)


Obat itu bernama IKHLAS

Subhana rabbiyal a’la wabihamdih……Subhana rabbiyal a’la wabihamdih….Subhana rabbiyal a’la wabihamdih…. Maha suci TuhanKu yang Maha Tinggi dan dengan segala puji-pujiannya…….Sambil mengucapkan kalimat itu…saya tenggelam dalam sujud yang panjang……saya pejamkan mata dan saya rasakan bulir bulir darah yang mengalir perlahan ke otak saya….. saya cium sajadah saya dengan memejamkan mata….. sungguh saya adalah makhlukMu yang sangat mencintai gerakan sujud…dan rasanya saya enggan beranjak dari sujud panjang ini…. saya enggan mengakhiri sholat subuh pagi ini….

Seusai sholat….saya duduk bersila…..menengadahkan kedua tangan….memanjatkan doa…lalu menundukkan kepala…..memutar kembali yang terekam di otak saya…..tentang kejadian semalam….

oOo

Saya baru pulang dari tempat kerja saya ketika waktu telah menunjukkan pukul 20.30 … sendirian di lantai 3 sebuah kantor besar..akhirnya membuat saya ingin pulang juga….saya menuju basement untuk mengambil motor…dan melambaikan tangan kepada satpam yang bertugas malam itu…saya menyusuri sepanjang slamet riyadi.. dan memang malam ini saya sengaja mencari jalan dengan rute berputar putar..karna inginmenikmati suasana kota Solo di malam hari.. malam jumat memang tidak begitu ramai.. tapi cukuplah untuk saya menghirup hawa dingin yang menentramkan batin saya…handphone saya berdering begitu saya memasuki ruangan kamar saya yang redup dan selalu menghilangkan semua lelah yang saya rasakan…siapa gerangan menelepon saya malam malam begini….saya melirik jam dinding dan melihat waktu sudah menunjukkan pukul 21.45 …. ah… biarkan saja lah….malam malam begini…. cape’… mau istirahat saja….pikir saya…setelah itu saya membersihkan diri dan bersiap untuk tidur…. ternyata handphone saya masih terus berbunyi…. akhirnya saya raih handphone saya yang tergeletak di lantai kamar saya…

Astaghfirullah… paundra….! paundra menelepon saya malam malam begini…. ada apa dengannya??.Bismillahirrohmanirohim…saya anghkat telepon darinya…. dan mencoba mengucapkan salam walaupun suara saya tertahan di tenggorokan… tidak ada jawaban dari paundra…. tidak ada jawaban dari salam yang saya ucapkan… yang saya dengar hanyalah isak tangis paundra…. astaghfirullah…. isak tangisnya semakin lama semakin meledak…. dan saya pun semakin lama semakin terhanyut.. karena mendengar tangisnya rasanya seperti ada pisau tajam yang menyayat hati saya… dia pasti tidak kuat dengan perpisahan kami…. :cry : tangis saya pun pecah seketika itu juga… kami berdua terlibat dalam obrolan yang penuh kebisuan… yang tiada kata kata…. yang ada hanyalah isak tangis yang membuncah di tengah kesunyian malam ini….

Saya sendiri tidak tahu saya ini menderita sakit apa… namun sejak duduk di bangku smk…. apabila saya mengalami shock berat.. air mata tidak akan bisa berhenti mengalir dari mata saya.. bibir saya akan tertahan kaku karena gigi saya menggeretak satu sama lain… sekujur badan saya kaku…dingin…dan urat urat nadi saya mengejang…. dan malam ini saya mengalaminya lagi…. saya tidak kuat harus mendengarkan paundra menumpahkan air matanya di hadapan saya…. saya tidak kuat Ya Allah…… saya hampir tidak tertolong sampai akhirnya paundra dari seberang nampaknya merasakan apa yang saya rasakan… walaupun tidak melihat secara langsung.. tapi dia bisa merasakan kondisi fisik saya yang langsung melemah saat itu juga… dan akhirnya saya mendengar suaranya… masih dalam tangis dia berkata… “aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan….” …. dan saya tidak bisa menjawab dengan sepatah katapun…. lalu paundra mulai menuntun saya untuk mengucap istighfar…….”astaghfirullahaladzim…….astahfirullahaladzim….astaghfirulahaladzim….“…. dan dengan sekuat tenaga saya mengikutinya… kemudian dia kembali menuntun saya agar tenang…. “allahu akbar…..allahu akbar…allahu akbar….” dengan penuh keringat dingin karena menahan rasa sakit yang teramat sangat saya mengikuti paundra mengucapkan takbir demi takbir yang ia tuntunkan…..

oOo

Dan akhirnya entah bagaimana malam itu berakhir… saya terbangun tepat ketika adzan subuh berkumandang…. saya terbangun dalam kondisi lunglai…. dan mengambil air wudhu untuk sholat…..dan sekarang…..seusai sholat saya merenungi apa yang terjadi semalam…. perpisahan ini benar benar masih menyisakan sesak yang begitu dalam di hati paundra.. dan demikian juga di hati saya….. astaghfirullah.. bagaimana bisa kemarin saya berkata saya ikhlas..tapi hati saya masih merasa perih seperti ini…

Allahu akbar… betapa perih sakit yang saya rasakan di hati ini….. namun saya harus tetap ikhlas….. saya yakin ikhlas itulah yang akan menjadi obat dari segala rasa sakit ini…. yang namanya obat pastilah tidak enak…seperti yang saya rasakan  tahun lalu saya menderita penyakit usus buntu dan infeksi ginjal dalam waktu yang bersamaan…. saya harus mendapatkan asupan obat baik suntik maupun obat yang diminum… yang disuntik terasa sakit sekali… :cry: dan yang diminum terasa pahit sekali….. namun alhamdulillah saya bisa sembuh  dari kedua penyakit itu karena saya tidak pernah berhenti meminum obat itu sampai habis ….. dan saya yakin saat ini yang terjadi sama… obat dari sakit hati saya adalah ikhlas… ikhlas memang pahit…. memang terasa menyakitkan…. dan membuat saya menangis…. namun apabila saya berhenti ikhlas…. maka sakit itu akan terus terasa dan saya akan merasakan kerapuhan jiwa yang dalam… berbeda dengan apabila saya memiliki keikhlasan yang tak berujung… insyaALLAH.. rasa sakit ini akan hilang….dan saya akan terbebas dari segala rasa sakit di hati ini……

Di akhir doa saya…saya memohon kepada Allah yang menguasai hati saya….Ya Allah…semoga saya bisa senantiasa ikhlas…. dan semoga ikhlas bisa menjadi obat dari segala sakit di hati ini…… amien… :’) .

**Pagi ini.. saya memohon kepada paundra untuk mengikuti ajakan saya “meminum” obat ini…..saya meminta paundra untuk ikhlas… dan saya minta dia untuk menemui ibunya… untuk dapat bermusyawarah sekali lagi mengenai hubungan kami… dan apabila nanti hasilnya tidak sesuai harapan kami…. saya minta paundra untuk terus…dan terus mengobati hatinya dengan ikhlas….. insyaAllah… rasa sakit itu juga akan sirna dari hatinya….


Akulah bintang yang redup…

Berdiri di depan cermin…. memandang seluruh tubuh saya dari atas ke bawah….. sedikit memicingkan mata.. lalu saya memutar badan saya ke kiri dan ke kanan… ah… ternyata memang saya ini gendut… uuffh..dengan sedikit  merengut saya mengeluh lagi… fooh.. pendek pula…astaghfirullah indah… saya menepuk keras kepala saya.. lalu segera mengucap istighfar atas kekufuran saya ini… Ya Allah maafkan saya…. saya  tidak bermaksud untuk menghina penciptaanMu yang sempurna ini….. kemudian saya memejamkan mata dan menarik nafas dalam dalam…… lalu kembali membuka mata saya………. dan berkata “sempurna” …. “cantik”….. “menarik”…. lalu senyuman terindah pun segera saya persembahkan untuk diri saya sendiri…..iya benar… pipi saya ranum…senyum saya indah..dan tubuh saya…bukannya pendek..tapi mungil… Alhamdulillah Ya Allah…

Tapak tapak kaki saya menyusuri tangga dan menuju ke atap untuk menyaksikan bintang yang sudah lama tidak saya jumpai. Sesampainya di atap… saya merebahkan diri sambil memandang langit….dan merenungi kejadian demi kejadian istimewa yang terjadi pada hidup saya dua bulan terakhir ini… semua beban saya hempaskan dan saya sandarkan sejenak…. dan kembali berfikir… kenapa ada yang begitu membenci saya? saya tidak jelek…walaupun memang saya tidak sempurna…. saya tidak jahat….saya selalu berusaha baik kepada semua orang… dan saya tidak bodoh…saya bisa jadi tidak tahu tentang sesuatu hal… tapi saya selalu ingin mencari tahu…..lalu .. apa yang salah dengan saya?

Kemudian saya mengucap tasbih berulang ulang sambil memandang langit yang begitu indah..Subhnallah ….Subhanallah….Subhanallah… ada satu bintang yang tampak begitu cerah dan cemerlang..namun ada bintang yang sinarnya redup…bahkan ada yang nyaris tidak tampak sinarnya… semakin dekat dengan bumi…semakin terang sinarnya…semakin jauh…semakin redup dan tak nampak tentunya…sama seperti manusia…semakin dekat dengan Allah…semakin terang sinarnya….semakin jauh dengan Allah…semakin redup….bahkan gelap…..Astaghfirullah….astaghfirullah…astaghfirullahaladzim.. apakah semua ini karena saya adalah bintang yang redup?? astaghfirullah…hati saya bergetar mengingatnya….saya menyadari bahwa saya masih sangat jauh dariMu YaAllah…tapi mengapa kesadaran ini tak membawa saya mendekat kepadaMu juga??Ya Allah….sesungguhnya hanya kepada Engkaulah saya memohon dijauhkan dari segala macam godaan syaitan yang tidak membawa saya mendekat kepadaMu…

Akhirnya saya temukan jawaban dari pertanyaan yang mengusik hati saya di bawah langit yang menyelimuti saya malam ini…. kenapa beliau membenci saya?…yah..karena saya adalah bintang yang redup.Dan karena itulah….saya ingin menjadi bintang yang terang…..kuncinya adalah mendekatkan diri kepada Allah…. dan dengan kunci itu saya bisa membuka hati orang yang membenci saya… dan membuat kebencian itu sirna…dan berubah menjadi kasih sayang… saya yakin apabila saya bisa menjadi bintang yang terang….. saya menjadi seorang gadis shalihah yang dekat dengan Allah…yang dicintai Allah… maka tidaklah lagi ada alasan bagi beliau untuk membenci saya….bukankah sebaik baik perhiasan adalah wanita shalihah?bukankah semua orang menyukai bintang yang terang??bukankah tidak ada yang membenci bintang yang terang??

Terimakasih Ya Allah yang telah menitipkan secarik pesan indah melalui bintang bintang malam ini… terimakasih Ya Allah telah membuka mata saya yang selama ini buta… ternyata bukanlah kecantikan…kepintaran…atau keduniawian lainnya yang menjadi ukuran….namun kedekatan kepadaMu lah yang akan menjadikan saya terang…. Saya berjanji saya akan menjadi bintang yang terang….saya akan berlari mendekat kepadaMu Ya Allah….saya akan memperbaiki diri..dan meningkatkan ketaatan saya kepadaMu Ya Allah….hanya kepadaMu… Peluk dan rangkul saya untuk selalu ada dijalanMu Ya Allah… untuk selalu meniti langkah di jalan yang lurus ini…….amien….

“Mulialah wanita shalihah. Di dunia, ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga”


Ya Allah aku tidak bermaksud untuk menghina penciptaanMu yang sempurna ini. Aku hanya sadar bahwa aku masih jauh dariMu. Sayangnya kesadaran ini tak jua membawaku untuk lebih dekat kepadaMu

Ceritakan padaku

hari ini.. satu teman kembali datang ke pelukan saya lewat dunia maya… ia berceloteh..berkeluh dan berkesah mengenai segala isi hatinya yang sedang gundah gulana… masalah klasik anak muda.. masalah cinta… saya dengarkan celotehnya dengan tidak banyak berkomentar…. dan mencoba merasakan apa yang dirasakannya…. dengan begitu … beban yang terpikul di pundaknya..bisa sedikit saya ringankan……

kemudian teman yang lain datang dengan membawa syukur atas kemenangannya di ajang duta bahasa….. saya menyambutnya dengan perasaan turut bersuka cita… ya…bagi saya..kebahagiaan teman..sahabat atau saudara saya adalah kebahagiaan saya pula.. :)

dan satu kebahagiaan lagi datang dari salah satu sahabat baik saya….ketika dia meminta saya menelefonnya.. dan ternyata melalui telfon itulah dia mengabarkan bahwa dia sudah diterima bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi di kota Semarang… padahal masih lekat di ingatan saya..beberpa waktu yang lalu ia sempat dilanda kesedihan yang bertubi tubi… ia sempat kehilangan kekasih hatinya.. dan juga kehilangan ibu yang sangat disayanginya…  dan ternyata benar bahwa badai pasti berlalu… kesedihannya kini telah sirna.. badai telah berlalutelah berganti menjadi mentari yang menyinari hari harinya dengan keceriaan..

saya senang bisa menjadi tempat berbagi untuk kawan kawan saya… saya senang menjadi pendengar setia untuk semua curahan hati mereka..saya senang mereka mempercayai saya untuk menjadi tempat mereka mengadu…saya senang sekali memberikan pundak saya untuk sekedar menyandarkan kepala mereka.saya senang mengusapkan tangan saya untuk menghapus air mata mereka… dan saya senang menyambut mereka dengan pelukan saya…. kapanpun..dimanapun….disaat suka atau sedih….setiap mereka membutuhkan saya untuk berbagi….

saya mungkin bukan seorang pemberi solusi yang baik bagi masalah masalah yang teman teman saya hadapi…. saya mungkin tidak bisa memberikan kebahagiaan lebih dari kebahagiaan yang sudah mereka dapatkan dengan tangan mereka… tapi alhamdulillah saya bisa meringankan sedikit beban mereka walau hanya dengan mengelus punggung mereka.. membawa mereka ke pelukan hangat saya…atau menelefon mereka di saat mereka membutuhkannya…

saya sendiri bukan tidak punya masalah… saya sendiri memiliki banyak beban pikiran yang tidak pernah saya bagi kepada mereka… namun saya selalu memilih untuk menuliskan isi hati saya..ketimbang mengungapkannya kepada sahabat sahabat saya…..menulis cukup membuat berton ton penat yang ada di atas kepala saya berangsur angsur berkurang…..

Sahabat… terimakasih telah bersedia berbagi cerita dengan saya….. jangan pernah ragu untuk datang kepada saya….kapanpun kamu membutuhkan saya….ceritakanlah kepada saya apa yang mengusik hatimu…apa yang meredupkan ceriamu… dan jangan pernah bersedih… janganlah kau menangis.. hadapi semuanya dengan senyuman… dan semua akan terasa indah…. tetap sabar dan tetap bersyukur… karena Syukur adalah jalan yang mutlak untuk mendatangkan lebih banyak kebaikan ke dalam hidup kita  (Marci Shimoff) ….

Sahabat…

Pegang Pundakku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Mulai Lelah…
Lelah Dan Tak Bersinar
Remas Sayapku, Jangan Pernah Lepaskan
Bila Ku Ingin Terbang..
Terbang Meninggalkanmu


Kuikhlaskan untukmu…ibu…

Petir menyambar sudut hati saya malam tadi…..membuat sekujur tubuh saya lemas …. kaki saya terkulai… bibir saya gemetar  dan mata indah saya menumpahkan jutaan tetes air mata yang membuat dada saya sesak……. :cry:

Rasanya baru kemarin saya mengikhaskan Paundra dan melepaskan status “kekasih” yang sudah kami sandang selama hampir dua tahun ini….  baru kemarin saya tiada henti bersyukur kepada Allah karena Allah menyelamatkan saya dari cinta yang salah….. baru kemarin Allah menghentikan langkah saya yang selalu menjadi ladang dosa bagi Paundra…. baru kemarin saya menyadari bahwa persahabatan jauh lebih indah…

Malam ini …. tiba tiba Paundra mengirimkan sebuah sms kepada saya.. dari bahasa smsnya seperti bukan bahasa Paundra… dan ternyata memang bukan dia yang menulisnya..melainkan dia memforward sms itu..sms itu dari ibu Paundra….

“maumu itu apa?ibu sudah melarang kamu berhubungan dengan gadis itu!!ibu tidak meridhoi kedekatan kamu dengan gadis itu!!!harus dengan cara apa lagi ibu menjauhkanmu dari gadis itu!!! apa ibu harus berdoa untuk keburukan kamu dulu baru kamu mau nurut sama ibu???!!!”

darah saya berdesir…membakar separuh nurani saya…. duhai ibu Paundra yang lembut hatinya…..ampuni saya apabila saya mempunyai salah kepada ibu….. tapi apa?apa salah saya sehingga ibu sama sekali tidak meridhoi hubungan saya dengan Paundra?kenapa ibu begitu membenci saya? padahal bertemu sekalipun saja belum pernah…. :’(

Saya sangat menyadari.. bahwa Paundra yang sejak kecil adalah seorang hafidz Quran memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan hafalannya itu…tidak hanya tanggung jawab dunia…namun lebih tanggung jawab akhirat..tanggung jawabnya kepada Allah.. saya tahu betul… bahwa dengan kedekatan saya dan Paundra di waktu waktu yang lalu merupakan sebuah dosa besar yang tahfidz yang ia pertahankan hingga kini… untuk itulah saya memilih mundur dan mengakhiri kisah kasih kami… tapi kenapa ibu Paundra masih tetap saja membenci saya? kenapa ” berteman” saja masih dilarang? kenapa tidak boleh? dan kenapa hanya saya yang tidak boleh berteman dengan Paundra?

Duhai ibu Paundra yang saya sayangi… saya menyadari betul bahwa ibu sangat menyayangi putra ibu satu satunya… saya menyadari betul bahwa akan berat bagi ibu menyaksikan kasih sayang putra ibu kepada ibu berkurang karena kehadiran saya… tapi ibu… sungguh kini saya telah mengikhlaskan dia… saya tidak akan membawanya pergi jauh dari ibu… saya tahu pilihan ibu untuknya pastilah yang terbaik untuknya….

Dan ibu… saya cukup tahu diri…bahwa saya bukanlah seorang wanita yang sempurna.. saya cukup bercermin diri.. bahwa Paundra pantas mendapatkan pendamping yang lebih baik dari saya….

Saya hanyalah wanita biasa… terlahir dari keluarga yang tidak pernah menanamkan pendidikan agama sejak kecil….keluarga yang membebaskan anak anaknya untuk memilih agamanya sendiri dan mempelajari agama pilihan mereka sendiri…..akhirnya disaat saya sebesar ini…saya menjadi wanita yang jauh dari kata sholehah… disaat wanita wanita lain sibuk mengulang ulang hafalan Qur annya yang hampir lengkap… saya baru saja memulai belajar membaca satu per satu huruf hijaiyah dengan tajwid yang belum saya fahami betul.. di saat wanita wanita lain mengulurkan jilbab panjangnya dengan anggun.. saya masih bertahan dengan jilbab yang hanya menutupi separuh tubuh saya.. disaat wanita wanita lain menikmati bermunajat di sepertiga malam terakhir…saya tertidur pulas di balik selimut saya….. disaat wanita lain menjalankan sholat dhuha untuk menentramkan hati …saya justru sibuk dengan pekerjaan pekerjaan saya di kantor…

Duhai ibu Paundra yang baik hati….janganlah karena kemarahan ibu kepada saya… ibu melimpahkan kekesalan pada Paundra dan mengirimkan doa bagi keburukannya…. jika memang untuk berteman dengan Paundra pun saya tidak diijinkan…. maka apalah hak saya untuk melarang ibu… baiklah ibu…. mungkin saya akan berlari seribu langkah untuk menjauh dari Paundra .. asalkan ibu tetap menyayanginya..dan tetap mendoakan kebaikan di setiap langkah hidup Paundra….

Untuk paundraku….sahabatku…saudaraku…. kembalilah ke pelukan ibu… perpisahan ini pastilah berat …. namun ikhlaskanlah semua ini karna rasa cinta pada Ibu…. :cry: dan karena Allah…… ingat kan? Ridhollahi wa fii ridho walidain….ridho Allah terletak pada ridho orang tua…. insyaAllah keikhlasan ini akan menjadikan kita semakin dicintai oleh Allah… dan bukankah Allah menjanjikan pahala yang besar bagi orang orang yang ikhlas dengan takdirnya ??? ..

Allahu akbar….astaghfirullah…..allah….allah…allah…..walaupun perih ini menusuk relung jiwa saya…saya akan mencobanya Ya Allah…saya akan mencoba untuk mengikhlaskan semua ini..karenaMu Ya Allah… semoga setiap tetesan air mata yang mengalir membasahi kedua pipi saya bisa menjadi pembasuh kekotoran hati saya dan menjadikannya kembali bersih…sampai tiba saatnya saya harus kembali padaMu nanti….amien…..


Jejak langkah SIEM Festival 2010

Malam yang dingin…..hujan yang deras……sendiri di kamar kos yang serba pink…..ditemani dengan gelegar halilintar yang saya kagumi sekaligus saya takuti…..

Saya terperangkap di bawah selimut karena malam ini dingin sekali….malam ini hujan mengguyur kota Solo tanpa ampun….membasahi sepanjang jalan yang nampak mulai menyalakan lampu karena hari mulai gelap….. Saya sendiri di kamar ini…saya sendiri di kost kostan sebesar ini….. suasana mencekam membuat saya enggan beranjak dari tempat tidur saya untuk sekedar membuka pintu kamar dan memandang hujan….

Saya memilih merapatkan diri dengan boneka boneka saya…. dan mencoba memejamkan mata….. namun karena petir menyambar beberapa kali dan terdengar jelas sekali di telinga saya…. saya pun enggan untuk terlelap…. pukul 20.05 hujan mulai reda…dan saya mulai tenang…. saya terduduk lalu  membuka dompet saya…. ada dua lembar tiket SIEM (Solo International Contemporary Etnic Music) disana…namun saya masih belum tahu apakah saya akan pergi menonton perhelatan akbar itu atau tidak…. dan apabila menonton… dengan siapa saya akan pergi saya juga belum tahu….

Akhirnya saya memutuskan untuk bersiap siap pergi menuju Stadion R.Maladi Sriwedari kota Solo untuk menontonnya.. saya berganti pakaian dengan menggunakan gamis pink yang belum pernah saya pakai sebelumnya… saya padu padankan dengan jilbab deep pink sehingga paduannya sangat menarik dan mencerahkan saya pada malam hari ini….. saya memasukkan uang secukupnya ke dalam tas kecil saya memakai kaus kaki dengan warna senada dengan baju saya dan menyambar kunci motor untuk segera berangkat ke arena pertunjukkan….. akhirnya saya memutuskan untuk tidak menghubungi satu orang teman pun..dan memilih untuk menikmati malam terakhir SIEM Festival 2010 ini sendirian…..

Sampai di tempat pertunjukkan… saya langsung menuju tribun..namun tribun terlalu penuh..akhirnya saya mencari cari kursi kosong diantara ribuan penonton yang hadir malam itu……beruntunglah saya.. ketika tengah sibuk mencari kursi.. saya bertemu dengan teman saya yang bekerja sebagai reporter di sebuah stasiun Radio di kota Solo, dan dia memiliki undangan VIP…. akhirnya dia mengajak saya untuk ikut duduk di deretan kursi di VIP Area.. :D *lumayan…

Pertunjukkan dibuka oleh dua orang pembawa acara yang mengenakan busana dengan corak batik khas Solo… mereka membuka acara dan melanjutkannya ke acara penutupan secara simbolik SIEM Fest 2010 dengan  mengajak hadirin untuk menyanyikan Lagu Tanah Airku bersama sama …. nampak Bapak Walikota juga turut merasakan kebersamaan masyarakat kota Solo dalam menyanyikan lagu yang syahdu itu….. suara ribuan masyarakat Solo menggelegar saat itu juga… kecintaan terhadap Indonesia seolah bangkit kembali karena lagu itu benar benar kaya akan makna kecintaan Masyarakat Solo kepada Tanah Air Indonesia

“Walaupun banyak negri kujalani…Yang masyhur permai dikata orang…Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang….Tanahku tak kulupakan….Engkau kubanggakan”

Dilanjutkan dengan penampilan meriah dari Sahuni (Banyuwangi) yang diteruskan penampilan dari Negeri Singapura yang kala itu membawakan paduan menarik antara biola, seruling, dengan musik yang menggugah semangat para penonton untuk tetap bersemangat dalam menyaksikan pertunjukkan… belum habis sampai disitu kesenangan saya….. penampilan yang selanjutnya sangat menggetarkan hati… dari Bandanaira ..  yang dipandu sang vokalis Lea Simanjuntak menyuarakan lagu lagu Indonesia… dengan romansa jaz yang sangat kental dipadu dengan perkusi akustik yang membuat lagu lagu lama nampak fresh di telinga para penikmatnya…..

Saat penonton mulai terbuai dengan alunan jazz yang lembut…. pertunjukkan selanjutnya dari Banyumas…dengan angklung Darno membuat tawa penonton tergelak karena para penampil menyuarakan logat bahasa daerah Banyumas yang tentunya terdengar lucu dan menggelitik di telinga masyarakat Solo….. dan akhirnya..pertunjukkan ditutup dengan penampilan dari Kamal Mussalam yang berkolaborasi dengan Dwiky Darmawan beserta Krakatau nya untuk menyajikan persembahan penutup yang luar biasa……

Saya sangat mencintai musik…. dan pertunjukan SIEM Fest 2010 ini benar benar menambah kecintaan saya terhadap musik…. saya benar benar salut ……dengan kota Solo…. disaat kota kota besar yang lai  sibuk menyiapklan acara untuk konser konser besar yang melagukan musik yang kebanyakan diantaranya adalah bersifat kebarat baratan… Solo tetap mempertahankan ciri etnik, budaya, dan kontemporer yang merupakan keindahan sendiri dalam sebuah seni musik……

Ketukan ketukan pada perkusi….. tabuhan jimbe….. gesekan biola…… tiupan seruling…. dipadu padankan dengan pianika…..dengan tepukan tangan penonton yang bernada…bahkan ada juga pipa woman dari taiwan….alat musik khas dari zimbabwe… angklung…. semua hal yang bisa menghasilkan bunyi yang indah….. benar benar menarik untuk dikagumi sehingga mengundang decak kagum para pendengarnya… belum lagi dilengkapi dengan para vokalis bersuara emas yang menyuarakan musik keroncong…. sinden… jazz.. melantunkan tembang tembang jawa……sungguh suatu keindahan yang luar biasa…….

Akhirnya waktu menunjukkan pukul 01 : 14 WIB… acara SIEM Fest 2010 yang diselenggarakan tanggal 7-11 Juli itu berakhir sudah…jejak langkahnya menyisakan rasa bahagia di hati smeua penonton yang hadir dan setia menyaksikan acara itu sampai di penghujung acara…semua berharap…ajang dua tahunan ini dapat digelar dan dikemas kembali dengan lebih apik…sehingga kota Solo benar benar semakin lekat dengan brand Kota Budaya…..

Saya meninggalkan stadion R.Maladi Sriwedari dengan seulas senyum….. dan perjalanan pulang saya ditemani ribuan bintang yang memperindah langit Solo dini hari itu……. :)


sekotak nasi rasa cinta

Hari jumat yang indah….saya menikmati detik demi detik di tempat kerja saya dengan tersenyum….sesekali membolak balik halaman blog sahabat sahabat blogger..dan sesekali menyunggingkan senyum untuk tulisan tulisan mereka yang luar biasa… :) dan terus mengisnpirasi saya untuk kembali mencoretan catatan harian saya pada blog sederhana ini…

Pukul enam kurang lima belas menit….rekan kerja saya mengingatkan saya untuk pulang karena sebentar lagi maghrib….saya pun mengindahkan sarannya … dan segera membereskan laptop saya dan segala macam atributnya……

Sebelum pulang rekan kerja saya memberi saya sekotak nasi beserta lauk dan sayurnya….saya pun menerimanya dengan senang hati walaupun pada awalnya agak malu malu… inilah yang saya sebut berkah di hari jumat…..* entah mengapa setiap hari jumat selalu saja ada makanan gratis yang mampir ke saya ….. :) alhamdulillah……lumayan….mumpung lagi seret juga neh rejekinya.. :lol:

Saya menyusuri jalan dengan motor kesayangan saya..dan memandang senja yang kala itu nampak indah dengan warna jingga yang menyelimuti langit…. jingga…. warna yang selalu mebuat saya hangat dan merasa kehilangan satu demi satu letih yang saya bawa seusai bekerja…..

Melintasi beberapa lampu merah…pada jam sesore itu….saya sudah tidak melihat teman teman penjual koran atau adik adik pengamen yang biasanya berlarian riang…..sampai akhirnya ketika saya sampai di pertigaan sebelah lapangan kota barat…sambil tetap melintas pelan karena lampu hijau sudah menyala….mata saya tidak lepas dari seorang bapak yang terduduk di trotoar dengan memegang kedua kepalanya..memnunduk….dan menjambak jambak rambutnya sendiri dengan cengkeraman yang begitu keras…

Entah kenapa setelah melintasi bapak itu jantung saya berdegup kencang….. bertanya tanya… apa yang terjadi pada bapak tua itu… ” stres kah dia??” …” gilakah dia..??” …”sedang apakah dia??” …. dan karena saya merasa hati saya berkecamuk tidak tenang…saya memutuskan untuk memutar balik motor yang saya kendarai untuk kembali ke pertigaan tadi dan menemui bapak itu…..

Sesampainya saya di lampu merah..bapak itu tampak mencoba berdiri… dan mengusap air matanya yang menetes,,,,, berulang kali ia mencoba mengulurkan tangannya ke hadapan para pengendara yang melintas…namun tak satupun yang menyambut uluran tangannya…. akhirnya saya benar benar memutuskan untuk berhenti di dekat bapak tua itu… saya mematikan mesin motor saya…dan saya panggil dia.. “Pak…. bapak kenapa?bapak sudah makan belum?? “…. bapak itu berjalan mendekati saya… dan mengulurkan tangan kepada saya seraya mengucapkan… “assalamualaikum mbak….namanya siapa??” ….tanya bapak itu… ” waalaikumsalam….nama saya indah pak….” sembari membalas uluran persahabatan dari bapak itu…saya terdiam sejenak..karena pada saat saya berjabat tangan dengannya.. tangan bapak itu begitu gemetar… kaku…dan dingin sekali… ooh…kasian sekali bapak ini…pastilah dia belum makan sampai kondisinya seperti ini….

Saya tersentak dari lamunan saya yang masih mencari cari jawaban kenapa tangan bapak itu ketika dia mengucapkan namanya…”nama saya Abdul Syarif mbak…” …kemudian saya kembali bertanya kepadanya.. “bapak sudah makan belum pak?”…dia pun menjawab..” belum mbak….”…dengan muka sendu dan tampak seperti menahan sakit dia menjawab…. ” sebentar ya pak….” ..ujar saya sambil berjalan menuju motor saya untuk mengambil nasi kotak yang saya dapatkan dari rekan kerja saya tadi dan segera kembali untuk menyerahkannya kepada bapak itu…… ” ini pak…ada nasi kotak buat bapak….dimakan ya pak….maaf tidak bisa membantu banyak…., sudah maghrib pak…saya pulang dulu….” …. bapak itu tersenyum gembira….dengan mata berbinar dia menerima nasi kotak itu…. dan dia menyambut pemberian saya itu dengan diiringi ucapan syukur..ucapan terimakasih ..dan doa yang panjang…. “Alhamdulillah…alhamdulillah…terimakasih.. matur nuwun….matur nuwun sanget nggih mbak…..mugi mugi diparingi rejeki ingkang gampil…mugi mugi diparingi panjang umur…sukses mbak…mugi mugi tansah pinaringan rejeki ingkang halal saking Gusti Allah ingkang maha welas asih… “ (terimakasih banyak ya mbak…semoga dimudahkan rejekinya..panjang umurnya….sukses mbak…semoga selalu diberi rejeki yang halal oleh Allah yang Maha Pengasih- red)

Sekotak nasi itu mungkin isinya tidak seberapa…..rasa makanan yang ada di dalamnya juga mungkin biasa saja…. namun saya memberikannya dengan penuh rasa cinta….insyaAllah akan terasa nikmat untuk bapak itu…. dan beliau juga menerimanya dengan penuh rasa cinta…. memanjatkan ucapan syukur dan ucapan terimakasih dengan penuh rasa cinta pula…. sehingga saya merasa sangat bahagia dengan rasa cinta yang bertubi tubi itu….

Hampir saja saya meneteskan air mata terharu saya di depan bapak itu.. namun saya bisa menahannya dengan memberikan senyuman terindah yang saya miliki…. dan saya pun mengamieni doa doanya sebelum akhirnya berpamitan..”amien..amien..amien…. sama sama bapak…terimakasih doanya….saya pulang dulu..sudah maghrib… ” …saya mengulurkan tangan dan bapak itu membalas dengan jabat eratnya….

Saya kembali menaiki motor dan melanjutkan perjalanan pulang saya senja itu…. rasa haru bercampur bahagia yang tiada terkira masih terus terasa hingga saya sampai di kos kosan saya…bahkan masih terasa hingga malam harinya…. hingga saya tersadar.. ketika saya hendak tidur.. saya menerawang sejenak memandang tembok kamar saya yang saya penuhi dengan potongan potongan kertas kado berbentuk cinta…. dan saya baru ingat… bahwa malam itu… saya tidak makan malam…. tapi… saya tidak lapar sama sekali… Subhanallah.. ternyata berkah sekotak nasi rasa cinta itu membuat saya yang tidak makan pun ikut merasa kenyang ….. Subhanallah… subhanallah..subhanallah.. darimana lagi ini datangnya rasa kenyang selain dari Allah semata… :)

Tulisan ini saya dedikasikan untuk bapak Abdul Syarif….karena hingga hari ini saya sudah berkali kali melewati pertigaan yang sama namun saya belum menjumpainya lagi…. terimakasih bapak…atas doanya.. terimakasih atas ketulusannya mendoakan kebaikan pada saya… terimakasih telah memuat saya merasakan kebahagiaan yang tiada terkira.. semoga bapak sekarang dalam kondisi baik baik saja di manapun bapak berada…. semoga langit yang menjadi atap rumah bapak selalu memeluk bapak dalam kidung terbit dan tenggelamnya matahari… semoga jalanan yang menjadi tempat bapak bernaung selalu dilengkapi dengan angin hangat yang melindungi bapak dari segala kedinginan dan rasa sakit…. dan semoga kerasnya hidup tidak menyurutkan semangat bapak untuk selalu menyebut asma Allah dalam mengucap syukur….. semoga suatu hari nanti saya bisa bertemu kembali dengan bapak….. amien…amien..amien. Ya Robbal Alamin….


Stop! bicara dibelakang

Entah sudah berapa malam saya enggan berdiam diri di atap seperti hari hari biasanya….saya rasa..angin yang berlarian di cakrawala Surakarta malam malam terakhir ini agak sedikit lebih dingin daripada biasanya…..

Malam ini saya hanya duduk di ambang pintu kamar saya…sambil mendengarkan radio dari handphone saya….pikiran saya mulai menerawang jauh kemana mana…memikirkan hal hal yang sedang mengusik  ketenangan saya…namun lamunan saya terganggu…..tiba tiba saya mendengar tawa tawa renyah dari beberapa teman satu kos saya….beberapa teman kos memang sedang mengobrol sambil bercanda ria di lantai satu…sedangkan saya di lantai dua….

Suara mereka terdengar jelas sekali..walaupun kadang mereka agak berbisik bisik sebelum akhirnya tawa mereka meledak lagi…..”eh…tau ga…..si tika itu….ih….dia itu kan cewe ga bener tuh..dia suka masukin cowo ke kamarnya….ih..pasti lagi macem macem tuh dia sama cowonya….iih…kaya ga punya tempat laen aja pacaran di kamar kosan…” … ujar mba reni disambut dengan tawa dan komentar komentar sinis dari teman teman yang lain… lalu mbak nia menyahutnya.. “kalo aku sih ga sukanya sama maria tuh….gayanya sok penyanyi kelas atas aja…tiap pagi siang sore malam…nyanyi pake suara stereo gitu…emang kuping kita ga pegel apa dengernya…mending kalo suaranya bagus..nah itu…haduuh…bikin mimpi buruk deh pokoknya.,…” …”ahahhahaa…iya..bener banget tuh..aku juga anyel banget sama maria tuh….mending kalo nyanyinya pelan..ini keras banget pula…aku pernah ampe kaget loh pas aku udah tidur dia nyanyi..aku ampe bangun….hrrgh….anyel aku”……ujar mba yanti menimpali dengan semangatnya…  ….”ahahaaa……. ” …teman teman yang lain kembali menyambut dengan tawa tergelak…

Budaya ngglendengi atau membicarakan keburukan orang lain dibelakang…tidak dapat terlepas dari kehidupan dan pergaulan sehari hari…apalagi perempuan…seperti saya ini……..*aih….saya sendiri juga terkadang tidak bisa lepas dari satu kebiasaan buruk ini….walaupun saya tau ini salah…tapi kalau sudah berkumpul bersama teman teman memang rasanya tidak lengkap kalau belum “ngomongin orang” :D

Malam ini setelah saya tidak berada dalam komunitas mereka dan saya hanya menjadi pendengar saja….saya jadi lebih merasakan..bahwa ngglendengi itu sama sekali tidak ada manfaatnya…… apa sih untungnya buat mereka…. bukankah lebih baik kita memberikan saran kepada orang lain apabila ada hal yang tidakberkenan di hati kita…ah…seandainya saja mereka setuju dengan pemikiran saya malam ini…untuk berhenti membicarakan orang lain di belakang…..dan berganti menjadi “pemberi saran yang baik”….

Let me to explain more….

Dari potongan kasak kusuk mereka yang saya dengar …. yang pertama adalah mengenai tika yang sering membawa masuk pacarnya ke dalam kamar kos kosan…..kalau mereka hanya membicarakan hal ini di belakang tika…tentunya tika tidak akan pernah menyadari bahwa hal itu tidak baik..baik untuk tika…maupun untuk teman teman kos yang merasa terganggu dengan kehadiran pria di kos kosan yang notabene semua penghuninya perempuan ini….coba kalau mbak reni berkanan menyampaikan hal itu secara langsung kepada tika.. “tika….tolong donk..jangan masukin cowo kamu ke kamar…..kan temen temen pada risi…..kita semua kan cewe…kalo dikos pake baju suka mini mini…..kan malu kalo cowo kamu liat kita…..trus neh tika ya….banyak loh…kasus hamil diluar nikah gara gara sering pacaran di dalem kamar tuh..cuma berdua..kan banyak setannya tuh…….gimana tika ..” hm….saya yakin yang diberi saran seperti itu…karena tujuannya demi kebaikan bersama..pasti akan mengindahkan saran itu tanpa basa basi….dan tentunya saran itu jelas lebih efektif untuk perbaikan diri sendiri dan orang lain ketimbang ngomong di belakang kan? :)

“Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al Hujuraat[49]: 12)

Apalagi dalam Al Quran sudah jelas tertera larangan menggunjingkan orang lain..jadi yuk..mulai sekarang…berhenti ngomongin orang di belakang…..dan jadilah pemberi saran yang baik….dan apabila di sekitar saya masih banyak ornag orang dengan kebiasaan buruk itu ..alangkah baiknya saya  diam saja….insyaAllah itu lebih baik bagi saya…… :)

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau (kalau tidak) hendaklah ia diam” (Mutafaq’alaih).

*karena disini saya tidak mau bergunjing..semua nama saya samarkan…. :)


kupu kupu yang suka menyanyi …

saya terlahir dari keluarga yang masih memiliki keturunan darah biru dari Raden Mangunkusumo…..oleh karenanya…keluarga  saya sangat menjunjung tinggi adat, seni dan budaya jawa dan memiliki darah seni  yang tinggi….

sejak kecil ibu dan ayah saya mengajarkan saya berbagai macam kesenian, …..ibu saya yang pandai menari jawa dan melantunkan tembang tembang macapat mengajari saya sejak usia 3 tahun….dan karena darah seni itu memang dominan sekali,,,saya pun tidak pernah kesulitan mengikutinya…. :) ….saya dan kakak saya sering mengikuto pementasan tari….. dan ketika sekolah dasar..saya menjadi siswi paling mahir melantunkan tembang tembang macapat ketika ada pelajaran tersebut di kelas…ibu saya juga pandai memainkan alat alat musik jawa….namun sayang beliau tidak pernah menularkan bakat yang satu ini kepada saya..

sedangkan ayah saya memiliki kepandaian seni yang berbeda dengan ibu…ayah saya sangat pandai melukis dan bermain alat musik…agaknya bakat saya lebih condong seperti ibu..karena walaupun ayah sering mengajari saya melukis…saya tidak pernah bisa melukis dengan sempurna seperti ayah….ayah juga pandai bermain gitar dan keyboard….namun ayah tidak mengajari saya cara memainkan kedua alat musik itu…hingga akhirnya ..sejak smp saya belajar bermain gitar secara otodidak…..dan hasilnya…. yeah…. not bad… :)

namun dari semua bakat seni itu….saya paling tertarik dengan seni suara….saya suka sekali menyanyi….karena suara saya indah…*hehehe…. sejak keil saya ingin sekali menjadi penyanyi seperti sherina…. karena ketika sherina menjadi penyanyi cilik dulu..suara saya tidak kalah dengan sherina itu.. :D … bedanya saya tidak pernah memamerkan suara saya di depan orang banyak.. karena saya tidak memiliki percaya diri yang sukup saat itu….. hingga akhirnya..pada saat kuliah saya bergabung dengan sebuah grup paduan suara….dan setelah bakat menyanyi saya terasah disana..saya bergabung dengan sebuah komunitas seni di kampus….dan berhasil menjadi vokalis accoustic band di kampus saya… saya sering menyanyikan lagu lagu pop..jazz..keroncong..dengan versi akustik masing masing.. tidak hanya di seminar seminar atau acara dalam kampus saja… namun saya pernah juga mengikuti ajang Art Van Java di salah satu Universitas swasta terkemuka di Semarang.

Saya suka menyanyi….suka..suka sekali… :) …. dan saya rindu mendengarkan tepuk riuh penonton yang menggema seusai saya melantunkan lagu lagu dengan nada yang indah…  menyanyi selalu membuat saya senang… menyanyi selal membuat hati saya tenang… menyanyi dikala senang akan membuat saya semakin gembira… menyanyi disaat saya sedang bekerja membuat saya bersemangat.. dan menyanyi di waktu saya sedih …  akan menghapuskan duka di hati saya….

Seperti pagi ini…**************************************************************************sensored****************************************************..saya mengingat kembali masa masa kecil saya bersama ayah… :’( ….sambil menyanyi……

You tucked me in,
turned out the light
kept me safe and sound at night
Little girls depend on things like that

Brushed my teeth and combed my hair
Had to drive me everywhere
You were always there when I looked back

You had to do it all alone
Make a living, make a home
Must have been as hard as it could be

And when I couldn’t sleep at night
Scared things wouldn’t turn out right
You would hold my hand and sing to me

lagu dari original soundtrack film hannah montana itu benar benar mengembalikan ingatan saya ke dalam terowongan kehidupan masa masa kecil saya yang indah….. ayah memperlakukan saya seperti yang tertuang dalam lagu itu ketika saya kecil dulu… :’(

dan sesuai dengan judul lagu itu…..”Butterfly fly away” ..saya kini sudah menjadi kupu kupu yang  terbang jauh….saya sudah tidak lagi berada di dekapan kasih ayah saya…..tidak terasa sudah enam tahun ini saya hidup merantau berpindah pindah kota…..dan saa terus mengarunginya…. dan karena jarak yang memisahkan saya dan ayah…..saya hanya bisa menyelipkan doa doa di setiap hembusan nafas saya….saya berdoa untuk kebaikan ayah…kebaikan ibu…dan seluruh keluarga saya yang saya sayangi…….

Butterfly fly away
Got your wings,
now you can’t stay
Take those dreams and make them all come true

Saya kupu kupu yang suka menyanyi….saya kupu kupu  yang terbang jauh untuk meraih mimpi…….walaupun saya terbang jauh ..kasih sayang saya untuk keluarga tidak akan pernah hilang terbawa angin yang bertiup menerpa saya…..saya berjanji suatu hari nanti saya akan pulang dengan mimpi yang sudah saya raih….saya akan persembahkan itu untuk ayah…untuk ibu…..dan saya ingin ketika saya pulang nanti semua dalam keadaan indah…. semoga……amien… :’)


Selalu DenganMu…..

Dear diary,

Subhanallah..walhamdulillah….wa astaghfirullah…wallahu akbar……tidak terasa…satu minggu terberat dalam hidup saya sudah saya lalui…….air mata saya sudah saya habiskan…..badan saya sudah kembali saya tegakkan….dan senyuman saya kembali bermekaran…..

ketika tepat satu minggu yang lalu saya menulis tulisan berjudul tidak lagi mejikuhibiniu …….hari ini…mata saya sudah dapat memancarkan binar merah jingga kuning hijau biru nila dan ungu kembali seperti dulu lagi…..langit menyambut saya dengan mentari yang membasuh muka saya dengan kehangatannya pagi ini….. :)

Semua memang masih terasa sesak..masih terasa berat….masih terasa menyakitkan …apabila saya mengingat saya harus berpisah dengan orang yang saya sayangi…….namun semua kesedihan itu sirna ketika saya kembali mengingat semuanya saya lakukan karena Allah…..semua saya lakukan karena saya tidak mau cinta yang merupakan anugerah terindah dari Allah ini menjadi haram dan menjadi ladang dosa bagi saya dan bagi paundra yang saya cintai…..

Allahu akbar….allahu akbar..allahu akbar….takbir itu selalu saya suarakan dengan suara lirih ketika perih kembali saya rasakan…….dan pagi ini…sembari menuntun jari jemari saya untuk membuat tulisan ini…saya bernyanyi pelan……

“Selalu denganMu…..kasihku slamanya…selalu denganMu…..cintaku bersama…tahukah kau diriku tak sanggup hidup bila Kau jauh dariku…..kuingin…dipelukMu…..slalu……”

lagu dari penyanyi jazz favorit saya ini benar benar menggugah semangat saya….. ^o^/…..saya akan menyerahkan cinta dan kasih sayang saya kepada Allah….saya ingin berada dipelukan Allah…..selalu…selamanya….dengan begitu ketika saya merasa sakit karena terkenang oleh cinta yang lain…Allah akan memeluk saya dan menghilangkan segala duka lara di hati saya……dan bila saya menjauh dai Nya…..maka bernarlah…..”diriku tak sanggup hidup bila Kau jauh dariku….”…….benarlah bahwa saya pasti tidak akan sanggup….pasti saya akan menjadi hambaNya yang lemah…penuh tangis…penuh luka..merasa sangat menderita….merasa sendiri…….. :( …n saya benar benar tidak akan sanggup jauh dariNya……

La haula wala kuwwata illa billah……

Tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah

Lalu bagaimana saya dengan paundra saat ini?alhamdulillah….kami masih menjalin silaturahim dengan baik…alhamdulillah kami tetap bersahabat walaupun tidak legi menjalin cinta…..alhamdulillah kami memutuskan untuk tidak lagi bersalaman ketika berjumpa sampai tiba saatnya kami menjadi halal di mata Allah….alhamdulillah kami memutuskan untuk menjadikan Allah cinta sejati kami berdua…dan Alhamdulillah kami masih diberi kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki diri…sehingga kami dapat saling mengingatkan dalam hal kebaikan…


“Orang orang beriman….laki laki dan perepmpuan,satu sama lain saling melindungi,mereka sama sama menyuruh kebaikan dan melarang kemungkaran,menirikan shalat,menunaikan zakat,maentaati Allah dan rasulNya.ALLAH menyayangi mereka (At.Taubah:71)


mbak fitri cantik..mbak fitri baik….

walaupun usianya masih muda…saya memanggilnya “mbak “….karena kami  saya dan mbak fitri memang belum terlalu akrab… :) ….mbak fitri ini adalah sahabat baru saya…..orangnya masih muda….masih 17 tahun….dia cantik…badannya kurus…kulitnya putih…tubuhnya mungil..tidak terlalu tinggi…dan wajahnya….mirip dengan artis acha septriasa … :) (bukan hanya menurut saya…tapi menurut banyak orang… :D

mbak fitri adalah anak dari ibu pemilik warung di depan kos kosan saya…dia hanya bersekolah hingga lulus smp…tapi dia selalu terlihat ceria….pagi hari dia sudah terjaga untuk membantu ibunya memasak dan menyiapkan lauk untuk jualan mereka di hari itu….kemudian ibunya akan pulang ke rumah untuk mencuci pakaian2 tetangga2nya…mba fitri sendiran di warung…sampai siang ia menjaga warung dan melayani para tukang becak yang berlangganan makan di warungnya..dia menjaga warung sambil membaca baca buku miliknya….sesekali dia bosan lalu menyetel televisi kecil yang gambarnya sudah agak tidak jelas yang terletak di sudut meja di warungnya…….setiap pukul 3 sore ibunya datang menggantikannya menjaga toko…dan mbak fitri akan pulang ke rumah untuk beristirahat sejenak…mandi…dan akan kembali ke warung lagi pada pukul 5… :) ..lalu dia kembali menjaga warung itu sampai pukul 9 malam…

sebait cerita mengenai mbak fitri di atas mungkin terdengar sederhana..namun dibalik itu ada suatu hal yang luar biasa…bayangkan saja…mbak fitri masih muda..masih 17 tahun…usia dimana banyak remaja di luar sana yang sedang senang sekali masa masa mudanya dengan berbagai macam kegiatan..usia 17 tahun dimana seharusnya dia tidak di warung kecil itu seharian….seharusnya dia ada di sekolah untuk menuntut  ilmu…..bercanda bersama teman teman seusianya….sepulang sekolah dia bisa belajar…..atau mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah…olahraga..kesenian….dkk….di akhir pekan dia bisa jalan jalan bersama teman temannya….menikmati masamuda nan indah…memanfaatkan waktu untuk banyak hal positif dan menyenangkan di luar sana…….seperti yang banyak orang bilang…masa masa paling indah…masa masa di sekolah…. :D ….saya sendiri juga dulu sangat menikmati masa masa sma saya… :) masa masa muda dimana saya bersama teman teman baik saya….masa masa indah semasa di sekolah..masa masa sweet seventeen dimana saya pertama kali mengenakan jilbab saya.. :) ..aih…indahnyahidupku… :D …. …..tapi mbak fitri tidak bisa menikmati semua itu….dia harus mengalah untuk tidak melajutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi karena dia mempunyai empa orang adik….dan dia sudah tidak memiliki ayah… :( ..dia rela hanya bersekolah sampai smp…lalu membantu ibunya bekerja di warung….kehilangan sebagian masa mudanya demi keluarga…dan hebatnya….dia tidak pernah protes…dia tidak pernah mengeluh….dia menjalaninya dengan ikhlas…dia tidak pernah memasang muka masam ketika berada di warung….

kalo dibandingkan saya waktu 17 tahun dulu….jauuuuuuuhhh banget,,,,,,saya dulu sudah jauh dari orang tua…merantau….jadi membantu ibu sangat jarnag sekali… :) …sekalinya mudik..pas lebaran…disuruh bantu bersh bersih rumah dan mencuci baju saja terkadang saya bersungut sungut,,,,,sepulang sekolah saya maiinnnnn melulu……dan kalau uang saya habis…baru lah saya ingat orang tua belum mengirimi saya uang..belum lagi saya rasanya  masih kuraaang saja..pengen ini..pengen itu….*aih….jadi malu saya sama mbak fitri…..

mbak fitri bisa jadi tidak lebih beruntung dari saya dalam hal materi….tapi Subhanallah….Allah memberikahnya kecantikan akhlak muslimah yang luar biasa….dari satu sudut mungkin orang memandang remeh seorang lulusan smp ,penjaga warung seperti mbak fitri…tapi dari seorang mbak fitri yang cantik…mbak fitri yang baik…saya justru belajar beberapa hal…ikhlas…bersyukur…..dan berbakti kepada orang tua….. :)

terimakasih atas pelajarannya mbak fitri….semoga suatu hari nanti mbak fitri bisa kembali bersekolah…..agar bisa tercapai semua keinginan dan cita cita mbak fitri….amien… :) ….jangan pernah menyerah mbak fitri……saya yakin Allah sayang sama orang sebaik mbak fitri… :) …. saya yakin Allah sudah menyiapkan sebuah cerita indah dibalik semua perjuangan mbak fitri selama ini….

tetap tersenyum yah mbak fitri cantik…mbak fitri baik.. :)


Kenapa diary saya dibaca….? :’(

Semakin hari….semakin naik saja statistik pengunjung blog saya….padahal…sejak awal saya telah mengikrarkan bahwa blog ini adalah diary saya….buku harian saya.,..tempat dimana saya mencurahkan isi hati saya..berceloteh tentang sahabat sahabat saya..keluarga saya….kekasih saya….dan semuanya hal dalam hidup saya…

Saya bahkan tidak pernah bermimpi akan ada 1 orang saja yang mengunjungi tempat curhat saya ini….namun kenyataan berkata lain….hari berganti hari….ada saja yang membaca diary saya ini….

Malu…..haru…..senang…bercampur aduk di hati saya…..

(malu…karena banyak hal pribadi yang saya ceritakan disini…….terharu karena banyak yang mensupport saya ketika saya sedih….dan senang juga karena ternyata ada yang mau mampir ke diary saya ini….ada komentar….ada teman baru….saudara baru… :) )

Saya menyadari bahwa saya ini amatir dalam hal menulis…..apa yang ada di pikiran saya…langsung saja saya tuangkan tanpa memikirkan seperti apa jadinya nanti….tanpa memikirkan pemilihan kata dan pengaturan bahasa yang tepat..dan tanpa memikirkan apakah  akan ada yang membacanya dan memetik manfaat darinya…. :)

Saya tahu tulisan saya tidak seindah hikmah hikmah di kebun hikmah mbak Rindu …..tulisan saya sangat biasa….tidak seLUAR BIASA tulisan tulisan kang duddy …dan tulisan saya bahasanya juga tidak sehalus dan seromantis mas habib ….. :’)

Sampai sekarang saya sendiri masih tidak tahu kenapa ada saja yang mau mengunjungi diary saya yang tulisannya acak acakan seperti cakar ayam ini…..

Tapi …walau bagaimanapun….saya akan terus belajar dan belajar untuk menulis….agar suatu hari nanti….saya bisa menjadi penulis blog yang hebat *mimpi…..dan blog saya ini dapat dibukukan dan difilmkan seperti raditya dika ….*hhihihihii…..bangun indahh….banguuuunn… #mimpi lagi….

Entahlah…..

yang jelas…saya percaya bahwa

Where is a will…there is a way………

dimana ada kemauan..disitu pasti ada jalan…..cukuplah saya sekarang punya kemauan yang tinggi untuk menjadi penulis…..dan saya terus berusaha mengasah ketrampilan saya menorehkan coretan coretan di dalam diary saya ini…..sambil berdoa kepada Allah…….dengan begitu….saya yakin bukannya tidak mungkin saya suatu hari nanti meraih mimpi mimpi saya tadi ..:D *masih tetep mimpi…hihihi..

indahnyahidupku…..diaryku dibaca orang… :) :( …. ^___________^


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 72 pengikut lainnya.